Jangan Sombong

eh, kamu jangan sombong. maksudnya apaan nih? tenang yang akan dibahas ini bukan sombong karena memiliki suatu “nilai” yang dianggap tinggi kemudian merendahkan yang lain kok. kali ini cuman mau nulis tentang kekhawatiran aja kok. loh kok khawatir dibilang sombong? iya, khawatir. misal gini, pernah ga kamu merasa khawatir hari esok ga punya uang untuk beli sesuatu, simple aja deh, tanggal2 tua tapi khawatir kehabisan duit dan besoknya ga bisa makan. itu namanya sombong. ya sombong karena takut besok ga dapet “rejeki” dari Allah. atau malah sebaliknya? cuman kita suka mubazir aja sehingga perasaan kita bahwa rejeki yang kita terima selalu kurang dan mengharapkan lebih?

soal makan, sebenernya lambung sih ga peduli kamu makan apa selama itu sehat dan toleran dengan lambung manusia. masalahnya adalah lidah. kadang kita lupa kalo lambung dan lidah berbeda sifat, lambung sifatnya “nerimo”, apa aja yang masuk ya itu yang diolah. sedangkan lidah, lidah mah perasa, jadi suka pilih-pilih. sebenernya makan yang murah aja bisa kan di warteg, angkringan, bagi sebagian orang lidah mereka ga cocok, jadi lebih milih di restoran  yang rasanya hanya bisa dinikmati di lidah, memang sih enak banget kalo makan di restoran. ketika balik ke lambung…. ya sama. sama-sama diolah dengan cara yang sama kaya makan di warteg.

masih inget saat ada anggota dewan yang sangat terhormat mengatakan uang makan 470.000 perhari mana cukup buat makan. coba bayangin, kalo uang segitu adalah jatah makan “anak kos”, apa nggak kasihan ama anak kos? mana bisa habis uang segitu buat makan. sampe muntah2 juga kalo jajan di warteg ga abis juga kaleee..

intinya adalah jangan sombong ga dapet rejeki dari Allah, setiap orang memiliki rejekinya masing-masing, cuman kita aja yang harus pandai bersyukur dan tawakal dalam menjemput rejeki kita. don’t give up bahasa inggrisnya kalo ga salah. dan rejeki bentuknya ga melulu berupa materi kaya uang, gaji, salary.. eh, sama aja ya? maksudnya ga mesti makanan, tapi bisa juga rejeki itu ketika susah ada yang nraktir, mobil mewah, rumah bagus. rejeki juga bisa jadi kesehatan, teman yang baik, keadaan yang damai, terhindar dari musibah…. banyak lagi kalo mau tak sebutin… menurutku itu sih rejeki.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s